Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Tegal

Kabupaten Tegal, adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Slawi, sekitar 14 km sebelah selatan Kota Tegal. Kabupaten ini berbatasan dengan Kota Tegal dan Laut Jawa di utara, Kabupaten Pemalang di timur, Kabupaten Banyumas di selatan, serta Kabupaten Brebes di selatan dan barat.

Bagian utara wilayah Kabupaten Tegal merupakan dataran rendah. Di sebelah selatan merupakan pegunungan, dengan puncaknya Gunung Slamet (3.428 meter), gunung tertinggi di Jawa Tengah. Di perbatasan dengan Kabupaten Pemalang, terdapat rangkaian perbukitan yang tidak terlalu terjal. Di antara sungai besar yang mengalir adalah Kali Gung dan Kali Erang, keduanya bermata air di hulu Gunung Slamet.

Kabupaten Tegal terdiri atas 18 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Slawi. Slawi dulunya merupakan kota kecamatan, yang kemudian dikembangkan menjadi ibukota kabupaten yang sebelumnya berada di Kota Tegal.

VISI :
Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tegal yang Sejahtera, Mandiri, Unggul, Berbudaya, dan Berakhlak Mulia


Berita Terbaru

Favorit
PEMKAB TEGAL TERAPKAN DIGITALISASI PENDIDKAN  DITENGAH PANDEMI CORONA
PEMKAB TEGAL TERAPKAN DIGITALISASI PENDIDKAN DITENGAH PANDEMI CORONA

Slawi- Pemkab Tegal melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan gelar Pers Conference terkait tata cara ppenyelenggaraan pendidikan dtengah wabah Viirus Covid 19 Selasa 19 Mei 2020 pukul 09.30 wib di Posko Gugus Tugas Kabupaten Tegal Jln. dr. Soetomo nomor 1 Slawi.

Favorit
MUI KABUPATEN TEGAL GELAR PERS CONFERENCE  TERKAIT SHOLAT IDUL FITRI 1441 H DITENGAH PANDEMI CORONA.
MUI KABUPATEN TEGAL GELAR PERS CONFERENCE TERKAIT SHOLAT IDUL FITRI 1441 H DITENGAH PANDEMI CORONA.

Slawi- MUI ( Majelis Uama Indonesia ) Kabupaten Tegal gelar Pers Conference terkait tata cara Sholat Idul Fitri 1441 Hijriah Selasa 19 Mei 2020 pukul 08.30 wib di Posko Gugus Tugas Kabupaten Tegal Jln. dr. Soetomo nomor 1 Slawi.

Favorit
“TIGA ASN” DISKOMINFO KABUPATEN TEGAL IKUT PELATIHAN ONLINE FITUR BARU SP4N LAPOR COVID 19.
“TIGA ASN” DISKOMINFO KABUPATEN TEGAL IKUT PELATIHAN ONLINE FITUR BARU SP4N LAPOR COVID 19.

Sebanyak 3 orang ASN Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tegal mengikuti pelatihan secara onine fitur baru SP4N LAPOR ( Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional ) Lapor, Jumat 15 Mei 2020 Pukul 08.45 s/d selesai di ruang rapat diskominfo Kabupaten Tegal.

Favorit
H. SABILLILAH ARDIE BERIKAN  PAKET SEMBAKO PADA WARGA YANG TERDAMPAK ‘COVID 19”
H. SABILLILAH ARDIE BERIKAN PAKET SEMBAKO PADA WARGA YANG TERDAMPAK ‘COVID 19”

Slawi- H. Sabilillah Ardie berikan 700 Paket Sembako dari jumlah total 2000 paket yang rencananya akan dibagikan ke tiap-tiap Kecamatan dan akan diteruskan ke desa pada warga dampak Covid 19 Minggu 17 Mei 2020 bertempat di desa Kajen Kecamatan Lebaksiu .

Favorit
PRES CONFERENCE TIM GUGUS TUGAS PERCEPATAN  PENANGANAN COVID 19 KABUPATEN TEGAL
PRES CONFERENCE TIM GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID 19 KABUPATEN TEGAL

Slawi- Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid 19 Kabupaten Tegal menyelenggarakan Pres Conference terkait Program dan kebijakan pemerintah daerah dalam penanganan pandemi Covid 19 kamis 14 Mei 2020 pukul 09.30 wib di Posko Gugus Tugas Kabupaten Tegal jln dr. Soetomo no. 1 Slawi .

Favorit
RAKOR EVALUASI GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN “COVID-19”
RAKOR EVALUASI GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN “COVID-19”

Slawi- Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Tegal menyelenggarakan rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan Tugas percepatan penanganan Covid 19 pukul 09.30 wib Senin 11 Mei 2020 bertempat di Pendopo Amangkurat Kabupaten Tegal.


Artikel Terbaru

Favorit
KESIAPAN SOSIAL DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0
KESIAPAN SOSIAL DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Sampai saat sekarang ini, dunia sudah mengalami revolusi industri sebanyak 4 (empat) kali dan diperkirakan akan segera mengalami perubahan pada revolusi industri ke-5. ?Sebelum terjadinya revolusi industri, manusia melakukan segala kegiatan baik produktif maupun konsumtif dalam skala yang kecil dan cakupan yang sempit dikarenakan segala hal masih dilakukan secara manual dan terbatas. Kemudian lahirlah revolusi Industri 1.0 pada abad ke 18 yang ditandai dengan penemuan mesin uap. Dengan lahirnya revolusi industri 1.0, produktifitas manusia semakin meningkat. Pekerjaan-pekerjaan yang sebelumnya dikerjakan secara manual oleh manusia, mulai dikerjakan oleh mesin mekanis sehingga memungkinkan barang dapat diproduksi secara masal, masif dan hampir tanpa henti. Revolusi Industri 2.0 terjadi pada abad ke 19-20 melalui penggunaan listrik yang memunculkan mesin dan perangkat elektronik sehingga membuat biaya produksi menjadi semakin mengalami efisiensi dan efektifitas. Pada era tahun 1970an, dengan ditemukanya transistor, maka lahirlah revolusi Industri 3.0 ditandai dengan munculnya komputerisasi dalam lingkup industri, pertahanan, ekonomi dan sosial. Peradaban manusia semakin maju dan memasuki pergeseran di banyak aspek tak terkecuali budaya. Ilmu pengetahuan semakin berkembang dan revolusi Industri 4.0 terjadi pada sekitar tahun 2010an melalui munculnya internet of thing, machine learning, rekayasa genetika, cloud computing serta big data.

Favorit
Paperless dan Tantangannya di Indonesia
Paperless dan Tantangannya di Indonesia

Kertas memiliki manfaat yang sangat besar dalam kehidupan kita sehari-hari. Di sisi lain, kertas memiliki dampak negatif yaitu menyebabkan peningkatan gas CO2 yang menyebabkan pemanasan global. Oleh karena itu penggunaan kertas perlu dikurangi dengan cara mengubah dokumen kertas menjadi bentuk digital atau disebut juga paperless. Paperless diklaim dapat menghemat uang, meningkatkan produktivitas, menghemat ruang, membuat dokumentasi dan berbagi informasi lebih mudah, menjaga informasi pribadi lebih aman, dan membantu menyelamatkan lingkungan. Saat ini banyak sekolah, perkantoran, industri, sarana kesehatan yang menerapkan kebijakan paperless. Namun upaya untuk benar-benar paperless jarang berhasil. Paper ini membahas penerapan paperless dan tantangannya di Indonesia pada khususnya dan di dunia pada umumnya. Tujuan Paper ini adalah melakukan penggalian, analisis dan kombinasi hasil dari berbagai penelitian untuk merumuskan tantangan penerapan paperless yang harus dihadapi Indonesia. Keywords—paperless, green IT, digital media

PENGUATAN CAPACITY BUILDING PEMERINTAHAN DESA DENGAN HUMAN SET MENUJU SISTEM INFORMASI DESA YANG HANDAL PENUNJANG SMART CITY
PENGUATAN CAPACITY BUILDING PEMERINTAHAN DESA DENGAN HUMAN SET MENUJU SISTEM INFORMASI DESA YANG HANDAL PENUNJANG SMART CITY

Keinginan untuk sejajar dengan kota besar di dunia karena dampak perkembangan teknologi yang begitu cepat dirasakan di seluruh Kota/ Kabupaten di Indonesia bahkan sampai terasa dampaknya di Kabupaten Tegal. Kabupaten Tegal terbagi dalam 18 kecamatan, yang terdiri atas 281 desa dan 6 kelurahan. Smart city dalam pandangan banyak orang awam hanya sebatas semua pekerjaan dan permasalahan administratif yang dihadapi pemerintahan dari daerah sampai ke desa dapat dikerjakan menggunakan aplikasi komputer yang di-on line- kan, maka berdasarkan anggapan ini semua abdi negara termasuk perangkat desa yang bertugas di balai desa dituntut harus mampu meng-on line-kan aplikasi administratif.

PROSPEKTIF KABUPATEN TEGAL MENGHADAPI SDG’s 2030
PROSPEKTIF KABUPATEN TEGAL MENGHADAPI SDG’s 2030

Terbukanya informasi publik ke masyarakat luas berdampak pada proses pendidikan secara real time (waktu saat ini) apa yang sedang dilakukan dan apa yang akan dilakukan oleh para pejabat publik mereka di pemerintahan. Disisi lain, kesempatan ini digunakan oleh pejabat publik yang memiliki visi jelas (Bupati/ Wakil, Walikota/ Wakil) saling berlomba lomba meningkatkan kinerjanya untuk mensejahterakan warga masyarakatnya. Dunia telah menyepakati bahwa standar pejabat publik yang serius untuk mensejahterakan masyarakatnya mengacu pada Sustainable Development Goals (SDG’s) atau yang lebih dikenal dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. SDG’s merupakan rencana aksi global untuk 15 tahun ke depan guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan yang dimulai sejak 2016 hingga batas akhir 2030 sehingga disingkat dengan SDG’s 2030.

WASPADA TAWON
WASPADA TAWON

Mengintip dari berita yang sempat diexpose oleh radar tegal mengenai pembasmian tawon di beberapa wilayah di Kabupaten Tegal dan Kota Tegal, sekitar 19 sarang Tawon telah dimusnahkan oleh Pemadam Kebakaran dan yang diketahui ada jenis tawon yang mematikan yaitu tawon endas atau dikenal juga sebagai jenis tawon vespa affinis disalah satu rumah warga. Tawon ini juga sudah menyerang beberapa warga sampai mengakibatkan salah satu korban trauma, sehingga adanya sarang tawon sekarang menjadi hal yang ditakuti oleh warga.

HUMAN INTEREST Ikut Mewarnai Dunia Media Sosial
HUMAN INTEREST Ikut Mewarnai Dunia Media Sosial

Perkembangan media sosial sekarang ini tidak lepas dari foto. Foto bisa menjadikan opini seseorang terhadap suatu hal atau peristiwa. Media sosial seperti Facebook Instagram dan Twitter seperti tidak lengkap adanya foto atau gambar. Karena foto bisa mewakili perasaan atau hal-hal yang sedang dan telah dilakukan oleh para pengguna medsos.


Pengumuman Terbaru


Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati & Wakil Bupati Tegal
RLPPD Kabupaten Tegal 2019
Jadwal Pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2020


Penutupan dan Penganugerahan Festival Film Tegal 2019 (7 Desember 2019)

Link Pemerintahan


Link Lainnya